Thursday, March 26, 2009

the devil's work is child's play

Karena N*E*R*D batal konser di Jakarta, gue dan si Anu akhirnya memutuskan untuk ke FX. Bersama si Anu dan salah seorang teman kampusnya yang berambut afro itu, gue akhirnya memilih untuk menonton film ini.

Sekilas melihat poster filmnya, kelihatannya film ini cukup menjanjikan. Terbesit dalam pikiran gue kalo film ini sejenis sama The Omen, film yang ngebuat gue jadi parno kalo ngeliat anak kecil malem-malem di jalanan.

Sayang, gue missed menit-menit awal dari film ini karena gue telat masuk. Begitu gue masuk, adegannya udah sampai pada adegan dimana sang anak kecil sedang dibekap dalam bagasi mobil. Gue mencoba untuk mengerti jalan cerita dan ternyata gue sama sekali nggak mengalami kesulitan untuk ngikutin ceritanya walaupun nggak nonton awalnya. Film yang disutradarai oleh Stewart Hendler ini bercerita tentang sekomplotan penjahat yang menculik seorang anak kecil berumur 8 tahun bernama David. Mereka menginginkan uang tebusan dari orangtua si anak kecil itu. Namun yang mereka dapat bukanlah uang tebusan, melainkan serangkaian peristiwa-peristiwa aneh. Satu persatu anggota dari komplotan penjahat itu mati. Setelah terjadi peristiwa-peristiwa aneh tersebut, mereka baru menyadari bahwa anak kecil yang mereka culik itu bukan anak biasa. Anak kecil itu lebih jahat dari yang mereka duga.

Film yang 'untungnya' cuma berdurasi 95 menit ini cukup ngebuat gue beberapa kali nutup mata. David, sang tokoh sentral yang dimainkan dengan apik sekali oleh Blake Woodruff, sukses memberi nyawa dalam film ini. Aktingnya natural, dan sepertinya dia udah dapet banget chemistry buat jadi orang jahat. Tapi sayang, endingnya kurang bagus (kalo menurut gue). Terlalu biasa dan nggak ada "wah" nya. Seharusnya ending dari film ini bisa lebih bagus lagi.

Alangkah bagusnya kalo sebuah film itu punya ending yang bagus, unpredictable, dan bikin orang yang nonton berdecak kagum sambil geleng-geleng kepala terus berkomentar:

"Gila..gilaaa..gokil nih film!"

Finally, i give 6,5/10 for this movie.

1 comments:

mahessa said...

filmnya ketebak bgt jalan ceritanya...kirain udah ga jaman cerita model gini...ternyata.....
not bad lah, lumayan bisa bikin lupa sama nerd sejam :D

 

Blog Template by YummyLolly.com