Wednesday, September 16, 2009

Ketika Tuhan 'Menyetrap' Saya..

16 September 2009..
Sudah lewat sebulan dari tanggal dimana saya mendapat sebuah 'insiden' yang benar-benar membuat kemampuan saya menjadi sangat terbatas.

7 Agustus 2009..
Saya kembali menjadi volunteer dalam acara Java Rockin' Land yang diselenggarakan oleh Java Festival Production. Kali ini saya berperan menjadi Team Leader untuk divisi Info Booth. Ketika jam kerja saya berakhir, saya bersama salah seorang teman saya memutuskan untuk berjalan-jalan sambil menikmati setiap panggung yang dijajakan di Pantai Carnaval Ancol, Sampai ketika kami berjalan dan menemukan sebuah wahana yang cukup menantang adrenalin saya.

Saya dan teman saya pun ingin mencobanya. Sebuah wahana ekstrim berbahan balon parasut, dengan perosotan setinggi kurang lebih 3 meter di bagian depan, dan sebuah panjatan tebing (wallclimbing look-a-like) di bagian belakangnya. Jadi untuk dapat merosot kita harus memanjat terlebih dahulu.

tampak depan, sayang tidak sempat difoto bagian belakangnya


Oke, dengan semangat energi penuh nyali kamu naik ke wahana tersebut, namun si abang penjaga tiba-tiba menegur dan memberitahu bahwa jika ingin menikmati wahan itu maka dikenakan biaya sebesar Rp. 10.000,- . Saya pun lantas menolak biaya itu karena saya panitia resmi, memakai ID Card, dan memakai HT pula. Setelah memaksa-maksa abangnya akhirnya kami diizinkan menaiki wahana itu dengan syarat harus membuka sepatu.
Kemudian dengan susah payah kami mencoba memanjat tebing itu dengan bantuan satu tali panjang yang tergulur dari atas. Namun tiba-tiba teman saya tumbang, dia tidak berani memanjat karena menurutnya itu cukup tinggi. Saya tetap teguh pada pendirian. Saya berusaha memanjat sekuat tenaga sampai akhirnya saya berada di puncak yang ternyata benar-benar tinggi, jauh dari bayangan saya sebelumnya. Ketika berada di puncak, ada seorang abang penjaga yang akan menginstruksikan semua peseluncur (termasuk saya). Saya pun diberi wejangan:

"Neng, nanti kalo mau meluncur jangan lupa kakinya harus naik begini ya *sambil mengarahkan gayanya*, jangan sampe kakinya nyentuh perosotannya".

"Oke bang!", jawab saya dengan mantap.

Tapi apa yang terjadi ternyata mengangkat kaki tidak semudah yang saya pikirkan. Awalnya saya mengangkat kaki, namun ketika berada di tengah-tengah perosotan saya merasa 'berat' dan akhirnya kaki saya menyentuh perosotan itu dan..........

*klek*

Kejadiannya begitu cepat sekali sampai saya tidak begitu ingat apa yang sebenarnya terjadi pada kaki saya ketika saya menyentuh perosotan itu. Yang jelas ketika saya mendarat kaki kanan saya terasa ngilu dan kulit kaki kanan serta kiri saya terkelupas. Tidak berdarah, namun mengeluarkan cairan, entah itu nanah atau sejenis cairan lainnya. Karena saya ditonton cukup banyak orang, saya pun berusaha 'sok cool' di hadapan mereka seolah-olah tidak terjadi apa-apa pada kaki saya. Saya pun sempat loncat-loncat terlebih dahulu sebelum turun dari wahana mengerikan itu, dalam rangka untuk... difoto oleh teman saya.

hasil foto 1

Align Centerhasil foto 2

Saya pikir kejadian itu hanya 'sepele', mungkin 2-3 hari saja terasa sakitnya, setelah itu akan normal lagi. Tapi ternyata saya salah menduga. Sepulang dari Ancol saya hanya merendam kaki saya dengan air hangat, lalu memberi betadine pada kaki yang terluka.

foto pertama kaki terluka


Keesokan harinya saya masih belum bisa berjalan selayaknya orang normal; kaki kanan saya tidak bisa menapak karena jika demikian akan terasa sakit. Seminggu setelah kejadian itu akhirnya ibu saya memanggil tukang urut langganan dan... diurutlah saya. Selesai diurut saya merasa lebih baik, hanya saja saya merasa ngilu di bagian betis. Lagi-lagi saya menyepelekannya dan sehabis diurut saya pergi menonton bersama teman-teman saya dan tentunya... itu membutuhkan banyak tenaga ekstra karena saya harus naik turun tangga bioskop.
Oke, saya sadar bahwa tindakan saya saat itu salah karena keesokan harinya kaki saya malah tambah sakit. Seminggu berikutnya saya berobat ke ahli patah tulang yang cukup tersohor, Haji Naim, Di sana saya divonis kalau ternyata tulang kaki saya ada yang bergeser. Diurutlah kaki saya, setelah itu kaki saya diberi penyangga dari kayu agar kaki saya bisa tegak lurus.

bentuk kaki setelah berobat ke Haji Naim


Di Haji Naim banyak sekali pantangannya: No AYAM, KAMBING, UDANG, TONGKOL, INDOMIE, TELOR, ES, PISANG, NANAS, dan masih banyak yan lainnya. Jadi selama itu saya hanya mengkonsumsi sayuran dan daging sapi serta tidak pernah minum dingin. 5 hari berikutnya kaki saya masih terasa sakit, dan kali ini sakitnya menyambar dahsyat hingga ke betis, padahal tadinya hanya sakit di sekitar mata kaki. Akhirnya saya ke Haji Naim lagi. Bukannya tambah baik tapi saya malah tambah sakit. Setiap bangun tidur pasti kaki saya dari ujung mata kaki sampai betis terasa nyeri sekali. Karena merasa urutan Haji Naim tidak bekerja dengan baik, 3 hari kemudian saya melakukan pengobatan medis. Saya ke dokter spesialis bedah ortopedi di Rumah Sakit Setia Mitra. Di sana kaki saya dirontgen, untuk memastikan apakah ada yang salah dengan kaki saya. Ternyata setelah dilihat, kaki saya baik-baik saja, tidak ada tulang yang bergeser ataupun patah, tetapi masalahnya justru ada pada tendon saya. Ya, tendon saya ketarik.

Seharusnya jika keadaannya demikian tidak boleh dipijat, apalagi diurut. Itu yang menyebabkan kenapa saya selalu merasa ngtilu dari ujung mata kaki sampai betis. Akhirnya dokter melakukan tindakan dengan cara memberi strap (sejenis plester) pada kaki saya dan kaki saya sengaja dibuat tidak 90 derajat, dengan tujuan agar kaki saya istirahat, karena jika tidak distrap dan saya menapak, maka urat saya akan ketarik lagi. Saya juga diharuskan untuk melakukan fisioterapi sebanyak 6 kali, setelah itu baru kontrol ke dokter lagi. Kaki kanan saya jadi tidak bisa menapak, dan saya pun akhirnya menggunakan jasa tongkat untuk membantu saya agar bisa berjalan. Pada saat itu hanya kaki kiri saya yang bekerja, kaki kanan saya 'mati suri'.

Dari tanggal 1-11 Agustus, kaki kanan saya 'dikunci' dan saya berjalan pakai tongkat. Dengan terpaksa juga saya pun harus bolos kuliah karena saya tidak mungkin berangkat kuliah dengan keadaan kaki seperti itu. Bisa dibayangkan betapa terbatasnya kemampuan saya saat itu, dan itu membuat saya menjadi sangat tergantung pada orang lain, karena saat itu saya cuma punya SATU KAKI.. saya benar-benar 'disetrap' oleh Tuhan.

Tuhan.. ini benar-benar 'sentilan' trehebat yan pernah saya alami. Saya banyak mendapat pelajaran atas kejadian ini. Semoga setelah insiden ini saya bisa lebih berhati-hati lagi dalam bertindak dan semoga saya bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi, amiin.

Intinya, jalan saya tidak akan berhenti sampai di sini. Semangat saya untuk membahagiakan kedua orangtua saya dan juga untuk mewujudkan cita-cita saya akan terus menyala, apapun keadaannya.

Terima kasih Tuhan..
Tanpa 'setrapanMu' ini saya pasti tidak akan pernah mendapatkan pelajaran yang sangat berharga ini, dan ini akan membuat saya semakin dekat denganMu.

Terima kasih mama papa.. atas segala perhatiannya, doanya, curahan kasih sayangnya, kesabarannya menghadapi saya yang selalu mengeluh kesakitan, sabar menghadapi saya yang selama sakit ini banyak minta tolong ini itu. Maaf kalau saya sudah merogoh banyak kocek kalian selama pengobatan saya ini.

Terima kasih juga buat si Anu, yang sudah begitu sabar menghadapi saya yang cerewet minta macam-macam, minta dianterin fisioterapi setiap hari, minta diperhatiin terus selama saya sakit.

Terima kasih tak terhingga buat semua teman-teman saya, yang selalu mendukung saya, mendoakan saya, menyemangati saya untuk cepat sembuh, selalu menemani saya disaat saya sendirian di rumah, selalu menghibur saya dengan cerita-ceritanya yang membuat saya tersenyum dan tertawa, terima kasih..

Lagi-lagi saya minta doanya ya teman-teman supaya saya bisa sembuh total dan saya bisa berjalan seperti dulu lagi, supaya saya bisa menuntaskan kewajiban-kewajiban saya, mewujudkan cita-cita saya, dan yang paling penting supaya.....

Saya bisa membahagiakan kedua orangtua saya.

Terima kasih semuanya.. :)





Tuesday, July 28, 2009

oh, i'm so thankful

Suatu hari, salah seorang temen gue di facebook yang juga kolega RTC masuk di highlights gue. Dia menulis sebuah notes yang bikin gue.. *sigh*

Ini dia cuplikannya:

Setelah peristiwa 11 September, sebuah perusahaan mengundang karyawan dari perusahaan lain yang selamat, sedangkan sebagian besar meninggal saat terjadinya serangan atas WTC - untuk menceritakan pengalamannya.

Pada pertemuan pagi itu, pimpinan keamanan dan karyawan2 yang lain menceritakan kisah bagaimana mereka bisa selamat ... dan semua kisah itu adalah hanyalah mengenai :

HAL-HAL YANG KECIL SEPERTI BERIKUT :

Kepala kemanan perusahaan selamat pada hari itu karena mengantar anaknya hari pertama masuk TK.

Karyawan yang lain masih hidup karena hari itu adalah gilirannya membawa kue untuk murid di kelas anaknya.

Seorang wanita terlambat datang karena alarm jamnya tidak berbunyi tepat waktu.

Seorang karyawan terlambat karena terjebak di NJ Turnpike saat terjadi kecelakaan lalu lintas.

Seorang karyawan ketinggalan bus.

Seorang karyawan menumpahkan makanan di bajunya sehingga perlu waktu untuk berganti pakaian.

Seorang karyawan mobilnya tidak bisa dihidupkan.

Seorang karyawan masuk ke dalam rumah kembali untuk menerima telpon yang berdering.

Seorang karyawan mempunyai anak yang bermalas-malasan sehingga tidak bisa siap tepat waktu untuk berangkat bersama-sama.

Seorang karyawan tidak memperoleh taxi.


Karena itulah kalau loe semua merasa semuanya terlihat sangat kacau, adik loe lambat berpakaian, kunci mobil ngga ketemu, selalu sampai di perempatan saat lampu merah menyala, dll. jangan terburu-buru marah atau frustrasi, karena TUHAN sedang bekerja untuk menjaga hidup loe!
Kiranya Tuhan selalu memberkati loe semua dengan semua hal-hal kecil yang tampaknya mengganggu dan semoga loe bisa ingat akan maksud dari semua peristiwa kecil itu terjadi.
Bersyukurlah, karena kita tidak tahu apa yang terjadi setelah itu.Dimanapun loe berada, dan apapun yang lagi loe alamin sekarang mungkin itu adalah yang terbaik dari Tuhan untuk anda!Sekali lagi syukuri hari-hari loe karena pasti ada hikmah dibalik semua itu!


Oh my goodness..
Emang yah selalu ada hikmah di balik peristiwa. Gue sendiri pernah ngalamin, waktu gue gagal nonton konser N*E*R*D itu loh. Kan -1H gue baru mau beli tiketnya, eh terus gue berantem gitu sama si Anu sampe akhirnya gue nggak jadi beli tiketnya. Begitu besoknya gue mau beli, gue dapat kabar dari orang JFP kalo N*E*R*D batal konser. Gile, kalo seandainya gue nggak berantem dan gue jadi beli tiket -1H itu, gue pasti bakalan ngantri gila-gilaan buat minta uang kembali!!! Bener kata nyokap gue: "Semuanya itu pasti ada hikmahnya".


Alhamdulillah.. :)

Monday, July 27, 2009

turn your name into a face!

Hello Kitschy! (kayak nama blognya si Alex)

Kira-kira 2 hari yang lalu gue buka kaskus, terus nemu situs lucu.
Pertama gue buka sih, gue sempet bingung. Apaan sih ini?
Eh ternyata cukup sukses ngebuat gue ketawa.

Jadi, hanya dengan menulis nama, kita bisa ngeliat muka kita berdasarkan nama kita sendiri!

Pertama gue coba pake nama Vania Damayanti, nama lengkap gue. Dan ini hasilnya:

wah kok gue jadi jenggotan ya? hahaha..

Oke, sekarang gue coba 'Vania' aja. Begini hasilnya:

wahahaa..tambah cacat!


Gue coba 'Damayanti' ah:

HAHAHA.. makin cacat!


Lho kok nggak ada yang bener ya muka gue?! Mukanya jadi lanang semua. Jelas-jelas kan gue wanita.

Oh iya, gue coba pake 'Anye'. Gimana ya hasilnya?

bener-bener lanang


Gimana kalo pake nama andelan gue, 'Anye Mathers'.. Ternyata hasilnya begini:

mirip si kembar nakula dan sadewa nggak sih? *ngarep*


Hahahahahhaaa.. Dari semua nama yang gue punya, nggak satupun yang mirip atau paling nggak mirip-mirip dikit lah sama muka gue, nggak adaaaaaa!
Gue bener-bener berubah jadi LAKI-LAKI. Sejati.

Hyahahahahhaaaaahahaa...

Buat yang mau nyoba peruntungan wajahnya, monggo klik di sini. Hihii..

SELAMAT MENCOBA!






Friday, July 3, 2009

Pays Sauvage

Voila!

Terus terang gue sendiri sebenernya nggak tau apa arti kata 'Voila' itu. Tapi ya berhubung kali ini gue akan ngebahas salah satu karya musik yang berasal dari negeri yang (katanya) indah itu, jadi yaa Voila deh! Hehehhe..

Now please welcome, Emily Loizeau!

Emily Loizeau, cewe asli Perancis kelahiran 7 Februari 1975 ini selain berperan sebagai penyanyi, dia juga adalah seorang komposer dan penulis. Begitu denger lagunya pertama kali di salah satu radio swasta terkemuka di Jakarta, gue langsung jatuh cinta! Hits singlenya, Sister, yang kental akan unsur folk pop bikin hati jadi ademmm banget dengernya, damai banget deh rasanya.

Albumnya, Pays Sauvage, yang merupakan album ketiga setelah L'autre bout du monde dan Je Suis Jalouse berisikan 14 lagu-lagu manis berirama folk pop. Nggak hanya itu aja, dalam lagu-lagunya Emily juga memasukkan banyak unsur yang kedengerannya 'Prancis' banget. Suaranya Emily, yang mengingatkan gue akan suaranya Lisa Ekdahl, juga menambah kekhasan tersendiri dalam lagu-lagunya. Selain Sister, gue juga suka banget sama Coconut Madam, La Derniere Pluie, dan The Princess And The Toad. Overall, gue suka semua lagu dalam album ini. Cocok banget didengerin sore hari atau pas perjalanan pulang. Great!

I give 8/10 for this album.

Oh iya, buat yang mau dengerin albumnya, bisa diunduh di sini.

Enjoy!









Tuesday, June 23, 2009

too much

Too much.

Why i wrote that words as my title?

Well, it's because i've got many stories, and it's too much to tell, i guess..

Just wait until i posted my new one!

:)

Wednesday, June 10, 2009

do not forget me

In the wintertime
Keep your feet warm
But keep your clothes on and don't forget me
Keep the memories
But keep your powder dry too

In the summer by the poolside
While the fireflies are all around you
I'll miss you when I'm lonely
I'll miss the sunshine too

Now don't forget me
Please don't forget me
Make it easy on me just for a little while
You know I think about you
I hope you'll think about me too

When we're older a little slower it doesn't matter now come on get happy
'cause nothing lasts forever but I will always love you

Now don't forget me
Please don't forget me
Make it easy on me just for a little while
You know I think about you
I hope you'll think about me too.

Wednesday, May 20, 2009

Today's..

Selamat pagi dunia..

Hari ini adalah hari yang kesekian kalinya gue ada di rumah. Biasanya hari Senin pagi sampe Jumat pagi gue ada di kosan, tapi berhubung 2 minggu yang lalu nyokap gue operasi mata (katarak), jadi dalam 2 minggu ini gue bolak-balik Pamulang-Depok, take a good care for my mom.. :)

Hari ini adalah hari dimana gue meliburkan diri. Ya sebenernya gue ada kuliah nanti jam 1 siang. Tapi rasanya muales banget ke Depok cuma buat 1 mata kuliah doang. Jadi gue pikir lebih baik di rumah aja, ngerjain hal-hal yang belom sempet gue kerjain. Sekalian nyicil tugas juga--baca novel bahasa Belanda 'SPITZEN' terus bikin resensi plus kritiknya-- selamat ya, nye!

Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional. Gue jadi inget setahun yang lalu. Gue dapet UAS take home DKI (Dinamika Kebudayaan Indonesia) yang tugasnya adalah nulis pendapat tentang peringatan 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional. Haha. Tapi kali ini kok nggak begitu keliatan ya kalo hari ini tuh HARKITNAS? Maksud gue nggak ada berita beritanya gitu, atau belom ya? Apa karena udah bukan 100 tahun lagi tapi 101? Atau apa karena lagi sibuk-sibuknya ngurusin PILPRES? Mungkin.

Udah dulu ah. Gue mau beraktivitas dulu. Deeeeee..
 

Blog Template by YummyLolly.com