Showing posts with label random. Show all posts
Showing posts with label random. Show all posts

Saturday, January 3, 2015

#2015


Selamat datang 2015!

Semoga di tahun Kambing Kayu ini semuanya diberi kelancaran, kesehatan, kemakmuran, dan semoga semua rencana yang tertunda di tahun sebelumnya bisa terealisasi di tahun ini.

Amin.

Bismillahirrohmanirrohim...

Sunday, August 18, 2013

if i fell

“Hey!”

 “Halo!”

 “Kamu!”

Aku yang sedang mematung di ruang putih kala itu seketika tersentak. Mataku berlarian, kesana kemari. Ya, aku tak sanggup menangkap mata itu.

“Masih ingat aku?”

“Ini aku”

“…….”

Aku tidak ingat siapa dia. Tapi kehadirannya membuatku tak karuan. Jantungku berdegup kencang. Napasku seperti tercekat, membuatku tak bisa mengambil oksigen di udara. Bibirku terkatup. Seketika aku merasa sangat lumpuh. Ya, aku jatuh cinta pada mata itu.

Sedetik berlalu, dia langsung mengambil posisi duduk di sebelahku.

“Apa kabar?”

“……”

Lagi-lagi tak sepatah kata pun sanggup keluar dari mulutku. Aku hanya bisa menatap matanya, dalam. 

Dia tersenyum. Tanpa diduga dia langsung meraih tanganku, mendekatkan tubuhnya padaku, memelukku erat.

Mataku terpejam. Aku merasa seperti ada di rumah. Hangat dan nyaman. Aku tidak ingin lepas dari pelukan itu.

Dia mengeratkan lagi pelukannya, mengecup lembut keningku.

“Aku di sini, tak akan kemana-mana”

Sekuat tenaga aku membuka mulutku untuk mengatakan sesuatu.

“Maaf, aku sepertinya pernah mengenalmu, tapi aku tidak ingat. Kita pernah bertemu dimana ya?”

Dia merenggangkan pelukannya, menatap dalam ke mataku, tersenyum sambil menelungkupkan kedua telapak tangannya yang hangat di pipiku.

“Di mimpi, dan sekarang aku nyata”.


Tuesday, July 24, 2012

i love weddings

Jadi ceritanya saya mau rutin nulis lagi nih di blog, biar lebih produktif gitu.

Ehem.

Memasuki pertengahan tahun naga air ini, banyak banget temen-temen saya yang melepas masa lajangnya. Singkat kata, bulan-bulan ini tuh musim kawin. Buat sebagian orang, pertengahan tahun selalu jadi waktu yang tepat untuk melangsungkan pernikahan. Banyak juga karena alasan kejar waktu sebelum bulan puasa. Intinya, seumuran saya sekarang ini emang lagi banyak-banyaknya yang... nikah. Bahkan setiap saya buka account facebook, hampir selalu ada salah satu dari sekian banyaknya teman saya yang meng-upload foto-foto engagement, pre-wedding, sampai ke wedding day-nya. #ppfffttt

Anyway, undangan pernikahan pertama di pertengahan tahun ini dibuka oleh salah seorang teman baik saya, teman main saya sewaktu kuliah, teman waktu masih jaman-jamannya saya ngeband, Kiki. FYI, yang namanya Kiki ini orangnya sangat-sangat slenge'an (gak ngerti deh bahasa Indonesia yang baik dan benarnya apa). Biarpun kelakuannya begitu, Kiki ini jago banget main drum, lulusan STAN dan begitu lulus dia langsung kerja di AXA Mandiri. Bisa dibilang mulus lah karirnya. Singkat cerita akhirnya si Kiki ini mau nikah sama yang namanya Dinda. Agak lucu nih, jadi ceritanya saya bersama dua orang teman saya, Grimas dan Eja, berencana dateng bareng ke resepsinya di daerah Senayan, hari Sabtu 5 Mei yang lalu. Berangkat dari rumah jam 7 kurang dikit, padahal rumah kami tuh di daerah Pamulang, nyari mati banget nggak sih, kaya jarak Pamulang-Senayan deket aja. Akhirnya saya sampai disana jam 9 lewat, dan ya udah dibongkar-bongkar lah itu pelaminan, hahaha! Gerobak-gerobak makanan juga udah pada dibongkar, pengantinnya nggak tau kemana. Saya bertiga yang tadinya udah dandan setelan kawinan banget, udah cuek aja lepas sepatu, pake sendal, terus masuk ke dalem aulanya, nyari-nyari Kiki, dan akhirnya dia nongol dari ujung masih dengan make-up tebelnya. Hahahaaaa...

gak sempet foto di pelaminan, akhirnya foto di depan karangan bunga

Next wedding, dua orang temen baik saya sewaktu SMA, Meditto dan Iyun. Sempet kaget juga sih waktu tau mereka mau nikah, secara mereka itu dulunya satu lingkungan. Meditto yang terkenal dengan pesona gantengnya, dan Iyun si anak lugu yang berubah jadi anak metropolitan banget. Setau saya, waktu SMA mereka ini jarang banget ngobrol, jarang berinteraksi lah pokoknya. Sampai pada suatu malam pas mereka lagi kumpul bareng teman-teman saya yang lainnya, waktu itu mereka lagi single, dan cinlok lah!

di pelaminan bersama 29 mates :)

I always love weddings! Saya selalu seneng kalo diajak ke acara resepsi pernikahan, apalagi nikahan temen sendiri. Selain jadi ajang kumpul-kumpul sama temen-temen, di nikahan ini saya bisa dandan pol-polan, syukur-syukur kalo di sana ketemu jodoh, hahahaa (amin!). Pernikahan itu kan salah satu bentuk kebahagiaan, happiness is contagious, right? Dan yang bikin seru nih ya, kalo temen yang mau nikah itu ngasih bahan baju yang seragam buat dipake ke resepsinya. Seperti yang dilakukan dua orang temen baik saya sewaktu kuliah, Vicky dan Nina.

Vicky's wedding in purple silk

Nina's wedding in goldy green silk

Rasanya seru banget bisa ke nikahan rame-rame, dengan dandanan cantik dan dress yang senada warnanya. Apalagi yang nikah ini temen semasa kuliah dulu, temen seperjuangan, 4 tahun di tempat yang sama. Soal tempat resepsi, makanan, dateng sama siapa, dan yang lain-lain udah bukan jadi masalah dan nggak ada komentar lagi, because togetherness is über alles :')

Lain ceritanya sewaktu saya dateng ke nikahan salah satu temen baik saya di SMA (again), Febrian namanya. Siapa sih anak 29 yang nggak kenal Febrian? Si pentolan veteran sejati yang pemikirannya cerdas, bisa dibilang out of the box (semoga lo nggak baca tulisan ini, yan :p ). Febrian ini bisa dibilang 'bapak'-nya anak-anak lah ya. Di pertengahan tahun ini dia akhirnya menjatuhkan pilihan ke seorang cewe muslimah yang udah dipacarinya selama kurang lebih setahunan, Listya. Karena cewenya ini asli sunda pisan, maka resepsinya pun digelar di tanah sunda. Yang bikin agak rempong selain karena jauh, acara resepsinya itu berlangsung jam 11 siang, which means harus berangkat pagi buta dari Jakarta. Niat mau nginep rame-rame di Bandung pas H-1 batal, akhirnya saya dkk jam 8 pagi kumpul di rumah Evan dan saat itu juga langsung berangkat, padahal malemnya saya abis nobar penyisihan grup B Euro 2012 sampe jam setengah 5 pagi lho, kebayang kan betapa mata panda-nya saya :O

Febrian's wedding day, yeay!


Rasa lelah dan ngantuk itu terbayar begitu sampe di tempat resepsinya. Everything looks simply beautiful! Febrian yang sehari-harinya terlihat berantakan, hari itu jadi keliatan beda, begitu pun dengan Listya. Semua teman-teman saya yang menikah saat itu punya caranya masing-masing untuk berbagi kebahagiaan dengan cara yang menyenangkan.

Mudah-mudahan nanti saya juga bisa seperti mereka ya :')



Friday, July 6, 2012

24.

25 Juni 2012.

Umur saya sekarang 24!

24. Dua puluh empat. Twenty four. Vierentwintig. Sekali lagi saya ulangi, 24!

Nggak kerasa, tibalah saya di umur yang kebanyakan orang bilang sih 'umur menjelang deadline'.
Umur menjelang deadline untuk... *sigh* menikah. Sedari dulu pun saya udah punya cita-cita untuk menikah di umur 25, atau paling mentok 26. Tapi ya udah lah, namanya juga bercita-cita, boleh kan? :D

Ada yang terasa beda di ulang tahun saya kali ini. Kalo dulu ada someone special yang selalu kasih kejutan manis di hari ulang tahun saya, sekarang nggak ada. Lho, kok jadi curhat ya? *inget nye ini bukan tumblr*

Biarpun keadaannya demikian, saya tetap bersyukur. Alhamdulillah ya Allah banget. Di ulang tahun saya kemarin, orang tua saya nggak lupa ngucapin, teman-teman saya juga :') Mereka nggak henti-hentinya doain yang terbaik buat saya :')

 amin amin amiiiinnn O:)

Semoga di umur saya yang menjelang 'deadline' ini saya bisa makin dewasa, makin dekat dengan-Nya, makin dekat dengan orang tua dan juga keluarga saya, makin profesional menjalani hidup, dan yang paling penting... semoga apa yang saya cita-citakan terkabul, amin ya robbal alamiin O:)


" Karena hidup itu adalah profesionalitas. Profesional dalam menjalani peran lo sebagai makhluk Tuhan, profesional sebagai seorang anak dari orang tua lo, profesional sebagai seorang pekerja media, dan profesional sebagai seorang sahabat bagi temen-temen lo " (VD, 2011)








 


Friday, October 14, 2011

life begins at the end of your comfort zone?


Dearo diaryo,

After reading some friend's blog, i found this quote, then i googled it, and now i feel like i'm in the middle of confusion~


is that right?


Sunday, August 21, 2011

musik sepi

Jiwaku yang ungu merajut. Kepingan berlagu yang pupus. Kan terhempas hujan tak sanggup.

Kuterdiam ingin merasakan. Hati ini tahu, hati ini tahu.

Kumeraba sekitarku yang hampa. Hati ini tahu, hati ini tahu, hati ini tahu.

Sepinya musikku, sepinya duniaku. Tak ada bunyi, serasa hening. (Jemima - Musik Sepi)


Saturday, January 22, 2011

Sebuah BM di Siang Hari

Tadi siang, saya dapet BM (broadcast message) dari orang yang kebetulan sering kirim BM. Biasanya sih isi BMnya nggak terlalu penting dan langsung saya hapus. Tapi kali ini isi BMnya bikin saya tersenyum, bahkan sampe dibaca dua kali loh! Bukan, isinya bukan tentang ramalan bintang atau tentang cinta-cintaan, tapi lebih ke makna hidup...

Berikut kutipan BMnya:

"Manusia seperti sebuah buku.
Cover depan adalah tanggal kelahiran.
Cover belakang adalah tanggal kematian.
Tiap lembarnya adalah tiap-tiap hari dalam hidup kita dan apa yang kita lakukan.
Ada buku yang tebal, ada buku yang tipis.
Ada buku yang menarik dibaca, ada yang tidak sama sekali dibaca.
Sekali menulis, tidak akan pernah berhenti sampai selesai.
Yang hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yang putih bersih, baru dan tiada cacat.
Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin, Allah selalu menyediakan hari yang baru untuk kita.
Kita selalu diberi kesempatan yang baru untuk melakukan sesuatu yang benar dalam hidup kita setiap harinya, memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita yang sudah ditetapkanNYA untuk kita masing-masing.
Terima kasih Ya Allah untuk hari yang baru ini.
Nikmatilah dan isilah halaman buku kehidupanmu dengan hal-hal yang benar.
Dan jangan lupa, untuk selalu bertanya kepada Allah tentang apa yang harus ditulis tiap-tiap harinya.
Supaya pada saat halaman terakhir buku kehidupanmu selesai, engkau didapati sebagai pribadi yang berkenan di hadapanNYA.
Dan buku kehidupanmu layak untuk dijadikan teladan bagi generasi setelahnya.
Selamat menulis di buku kehidupanmu...
"

Oh my, begitu selesai membacanya saya langsung menghela nafas, langsung inget kejadian-kejadian buruk yang udah saya lewati beberapa waktu lalu. Sebenernya BM ini retorikal. Semua orang juga udah tau kan apa yang harus mereka lakuin selanjutnya untuk kebaikan masing-masing? Pada intinya, lagi-lagi saya harus mengurangi keluhan dan memperbanyak syukuran (loh?). Maksudnya, saya harus lebih banyak bersyukur daripada mengeluh.

Thanks Almighty
:)

Wednesday, January 12, 2011

kuping latah

Di sebuah angkutan umum jurusan Muncul - Ciputat hanya ada tiga penumpang; dua orang ibu-ibu arisan duduk bersebelahan di bangku enam yang sedang bercakap-cakap dan seorang cewek di bangku empat.

Ibu #1: "Iya, jadi tu orang diem-diem masuk ke kamar anaknya"
Ibu #2 : "Lah terus gimana sama bapaknya..."

Tiba-tiba si supir angkot ngerem mendadak dan si cewek berteriak:

"Eh bapaknya!"

Disaksikan dan didengar oleh kedua ibu arisan yang ingin segera menggaruk muka si cewek.

Tuesday, February 16, 2010

think about it:

 

Blog Template by YummyLolly.com