Showing posts with label Concert. Show all posts
Showing posts with label Concert. Show all posts

Sunday, April 8, 2012

Chrisye strikes back

Kamis malam, 5 April yang lalu, saya dan teman saya mendapat kesempatan untuk menonton sebuah pertunjukan musik. Bukan pertunjukan musik biasa, karena sejatinya sang penyanyi ini sudah tiada. Tetapi melalui tangan dingin dari seorang Erwin Gutawa dan Jay Subiakto, penyanyi legendaris Chrisye "dihidupkan" kembali dalam sebuah konser bertajuk "Kidung Abadi".


Jujur, saya sendiri bukan penggemar fanatik seorang Chrisye. Saya bahkan hanya mengetahui segelintir lagu-lagunya yang menjadi hits seperti Kala Cinta Menggoda, Cintaku, Untukku, Kala Sang Surya Tenggelam, Seperti Yang kau Minta, Andai Aku Bisa, Galih & Ratna, Serasa, dan Kangen yang dibawakannya bersama Sophia Latjuba. Tetapi hal tersebut tidak mematahkan semangat saya untuk menyaksikan Chrisye "bernyanyi" lagi.

Setelah menunggu beberapa menit dari jadwal seharusnya (jam 20.00), akhirnya para pemain orkestra mulai masuk menduduki kursi mereka masing-masing. Tak lama setelah itu, Erwin Gutawa, Damayanti Noor (istri Chrisye) dan Jay Subiakto tampil ke atas panggung untuk memberikan sepatah dua patah kata, lalu mempersembahkan konser Kidung Abadi ke ribuan penonton yang memenuhi Plenary Hall Jakarta Convention Center malam itu.

Photo courtesy of Vivanews

Konser dibuka dengan penggalan beberapa intro lagu Chrisye, salah satunya "Anak Jalanan", yang mengalun indah dari Erwin Gutawa Orkestra, kemudian disusul dengan permainan biola nan apik oleh Hendry Lamiri dalam lagu "Kala Sang Surya Tenggelam" serta "Galih dan Ratna".

Photo courtesy of Vivanews

Suasana konser mulai menghangat ketika Gita Gutawa tampil ke atas panggung, melantunkan salah satu lagu dari Chrisye, kemudian dia bercerita sedikit tentang memorinya bersama sang legendaris. Tak lama setelah itu, saya dan penonton lainnya dibuat "panas" oleh penampilan grup band GIGI yang malam itu tampil sangat enerjik membawakan beberapa hits dari Chrisye, salah satunya "Serasa".

Nice shot by DS

Sukses memanaskan suasana konser lewat penampilan GIGI, Erwin Gutawa mencoba mendinginkan suasana dengan kehadiran salah satu diva Indonesia, Vina Panduwinata. Vina yang malam itu terlihat cantik dengan balutan gaun hitam tampil mengalunkan lagu hits ciptaan Chrisye, "Cinta". Dan disini saya baru tahu kalau salah satu lagu favorit saya ini diciptakan oleh mendiang Chrisye :')

Another shot taken by DS

Usai dimanjakan lewat penampilan apik Vina Pandiwinata, mantan vokalis Dewa 19, Once, hadir ke atas panggung dengan suara emasnya itu. Once yang malam itu mengenakan pakaian ala Chrisye, tampil membawakan beberapa lagu lama milik Chrisye salah satunya "Pelangi". Dan lagi-lagi disini saya baru tahu kalau lagu "Pelangi" ini adalah lagunya Chrisye, setelah sebelumnya yang saya tahu lagu ini dibawakan oleh Yuni Shara :')

Photo courtesy of Vivanews

Dan akhirnya, sang legenda "dihidupkan" kembali! Lewat gambar yang diproyeksikan ke layar putih, Chrisye menyapa para penonton yang begitu antusias melihat Chrisye "kembali" ke atas panggung. Saya dan penonton melebur dan bernyanyi bersama di lagu "Hura Hura", "Anak Sekolah" dan lagu-lagu hits lainnya. Chrisye juga tak sungkan mengajak semua penonton yang berada di area tribun dan VIP untuk berdiri, bergoyang mengikuti irama lagu "Kala Cinta Menggoda". Perasaan saya seperti diacak-acak, mata saya berkaca-kaca begitu Chrisye menyanyikan lagu "Seperti Yang Kau Minta" dan "Untukku"... sedih sekali :''')

Photo courtesy of Vivanews

Lagu-lagu hits Chrisye terus didendangkan, sampai tiba-tiba si cantik Sophia Latjuba keluar dari bagian tengah layar, menyanyikan lagu "Setangkai Anggrek Bulan" dan "Kangen" bersama hologram sosok Chrisye yang tampil dengan pakaian serba putih. Benar-benar bikin MERINDING! Speechless :'')

Photo courtesy of Vivanews

Ternyata Erwin Gutawa dan Jay Subiakto belum puas untuk membuat saya dan penonton merinding. Menjelang encore, Erwin Gutawa mengungkapkan perasaan menyesalnya karena selama bertahun-tahun dia bekerjasama dengan Chrisye, belum pernah satu pun Erwin menciptakan lagu untuk Chrisye. Maka untuk menebus penyesalannya itu, Erwin menciptakan sebuah lagu baru untuk Chrisye dengan menggabungkan 246 kata dan 100 master suara rekaman Chrisye, yang liriknya ditulis oleh Gita Gutawa. Konser mencapai klimaks ketika Chrisye hadir dalam animasi video hitam putih, menyanyikan lagu barunya "Kidung Abadi". Bulu kuduk saya langsung merinding. Super speechless :'')

Photo courtesy of Vivanews

Sumpah, begitu lagunya selesai, saya nggak tahu harus ngomong apa lagi. Saya terharu banget. Makin terharu lagi ketika Chrisye menutup konsernya dengan lagu "Pergilah Kasih". Dan di akhir konser, Chrisye pamit sambil menuturkan rasa terima kasihnya kepada penonton, istrinya, Erwin Gutawa, Jay Subiakto, dan juga kru yang tidak bisa disebutkan namanya satu per satu.

Baru kali ini saya menonton konser yang mengharukan. Sayang sekali lagu favorit saya "Andai Aku Bisa" tidak sempat dinyanyikan. Well, that's quite enough. Great job, mas Erwin Gutawa and team!










Sunday, August 14, 2011

nothing's lovelier than Bobby Ray

OMG!

Setelah JRL, terus Incubus, ternyata masih ada satu godaan konser lagi. Kebetulan ada salah seorang teman saya yang nawarin tiket konser ini dengan harga yang cukup 'menggoda'. Jadilah saya mengajak ketiga teman saya untuk menonton B.O.B: The Adventures of Bobby Ray Concert, Rabu, 27 Juli 2011 yang lalu!

we're going to watch Bobby Ray! Yay!


B.O.B aka Bobby Ray ini emang masih terbilang musisi pendatang baru, walaupun sebenarnya dia udah lama eksis dari tahun 2007. Namanya langsung meroket begitu dia ngeluarin hits single 'Nothin' On You' yang dinyanyiin bareng Bruno Mars. Disusul dengan duet 'Airplanes'-nya bareng pentolan grup band Paramore, Hayley Williams, yang makin melambungkan namanya. Nggak cuma itu aja, B.O.B juga menggandeng sejumlah musisi ternama seperti Eminem, T.I, Lupa Fiasco, Rivers Cuomo, Playboy Tre, serta Janelle Monae di debut album The Adventures of Bobby Ray. Saya dkk makin nggak sabar untuk nonton aksi panggung musisi kelahiran 15 November 1988 ini.

Singkat cerita, begitu sampai di venue konser, saya dkk sempat terbengong-bengong ngeliat situasi di TKP. Parkiran kosong, nggak kelihatan ada antrian di entrance gate, gapura entrance gate-nya pun gak ada dan cuma ada spanduk panjang yang terpampang di pagar Istora Senayan. Gila, sepi banget! Dan yang lebih gila lagi, calo-calo yang biasanya sadis kalo jualan tiket, kali ini dengan muka melas ngejual tiketnya seharga 100ribu aja, bahkan ada yang jual tiket festival 50ribu men! Tenyata nggak cuma dari luar aja yang kelihatan sepi, sekitar kompleks Istora juga sepiiii banget! Kasian banget deh promotornya. Lebih kasian lagi ya si Bobby Ray, udah jauh-jauh dateng dari Amerika eh yang dateng malah sedikit. Tapi saya mencoba positive thinking, anggep aja ini private concert-nya B.O.B!

Bener aja lho, begitu masuk area festival, saya dkk bisa langsung dengan leluasanya pilih tempat paling depan. FYI, tiket saya sebenarnya tiket tribun A, tapi entah kenapa saya malah disuruh masuk ke area festival hehehe. Area tribun di atas bener-bener kosong melompong, bertolak belakang banget sama konser Incubus. Enough said, nggak lama setelah disuguhi oleh opening act dari Bondan & Fade2Black, sekitar jam 9an, B.O.B langsung muncul di atas panggung dengan kaos putih dan celananya yang super cool!

keren banget kan celananya?

Tanpa basa basi, Bobby Ray langsung membuat Istora Senayan bergoyang. Beberapa hitsnya yang terkenal seperti Magic, Nothin' On You, Past My Shades, Don't Let Me Fall, Bet I dibawakan dengan sangat enerjik oleh cowok asal Amerika ini. Dia juga sesekali bernyanyi sambil memainkan gitarnya di lagu Don't Let Me Fall. Suasana makin pecah begitu dia membawakan hits single Airplanes. Di tengah lagu tiba-tiba dia turun ke area penonton yang dengan cepat langsung mengerubunginya. Nggak cuma itu aja, cowok berkepala plontos ini juga langsung menenggelamkan diri di lautan penonton yang reflek beramai-ramai mengangkat kedua tangan untuk menadahi Bobby Ray, termasuk saya :D Gilaaakk, saya seneng banget karena bisa menyentuh kepalanya, tangannya, kaosnya, celananya yang super cool itu, wooohhooooo! Buat yang pengen liat betapa chaosnya suasana saat itu, bisa langsung klik link ini :) Tapi sayang, encorenya agak kurang nendang karena dia cuma coverin lagunya MGMT 'Kid'. Padahal saya udah ngarep banget B.O.B bakal bawain Price Tag yang dinyanyiin duet bareng Jessie J itu loh. But overall, walaupun penontonnya nggak serame Cranberries atau Incubus, saya puas banget nonton konser ini.

That's what i called Private Concert!



Set List:

1. I See Ya ( intro)
2. On Top of The World
3. Magic
4. The Kids
5. Nothin' On You
6. I'll Be in The Sky
7. Past My Shades
8. Don't Let Me Fall
9. Beastmode
10. Bet I
11. Airplanes
12. Voltage
13. Lovelier Than You
14. Kid (MGMT cover)

Buat yang pengen liat koleksi foto-foto amatir saya, bisa langsung ke album photo di Facebook saya. Atau yang pengen liat juga video amatirnya, silakan search username saya childizzin2 di YouTube, sekalian diadd/subscribe yaaa :)

Saturday, August 13, 2011

sedikit cerita dari JRL 2011

Hello!

Akhir bulan Juli kemarin saya hampir dibuat gila oleh promotor-promotor musik. Gimana enggak? Mereka semua berlomba-lomba menyuguhkan konser musik terbaik menjelang bulan puasa tahun ini. Semacam 'closing party' lah. Dan kebetulan, artis-artis yang didatengin itu favorit saya semua.

Oke, dimulai dari festival tahunan yang digelar pada 22-24 Juli lalu oleh Java Festival Production, JAVA ROCKIN' LAND (JRL). Line up artist JRL tahun ini saya akui emang menarik banget dibanding tahun lalu. Ada 30 Seconds To Mars, Helloween, Happy Mondays, Frente, Good Charlotte, The Cranberries, dll. Bikin ngiler semua kan buat ditonton? Apalagi kalo inget si Benji & Joel Madden janji mau cover lagunya SM*SH - I Heart You, aaaaaa! Tapi mengingat budget, saya pilih yang prioritas mau ditonton aja. Ya, saya pilih dateng JRL pada hari Sabtu yang ada Cranberries-nya. Cranberries gitu lho, legend banget kan?! Siapa sih yang nggak pengen nonton aksi band asal Irlandia yang melejit lewat hits Zombie-nya itu? Apalagi mereka emang belum pernah tampil di Indonesia.

And here comes the day. Saya datang bersama dengan kedua teman saya, Vera dan Tiara. Begitu sampai di sana sekitar pukul tujuh malam, saya dkk langsung menuju main area. Saat itu, band asal Amerika, Young The Giant sedang tampil di Simpati Stage. Karena nggak begitu familiar dengan band ini, saya berjalan ke F&B area untuk cari kesegaran. Kembali ke main area, para penonton sudah memadati GG Inter Music Stage karena si botak mantan vokalis band Live, Ed Kowalczyk, bakal tampil. Penasaran pengen liat aksinya, saya dkk langsung melebur bersama penonton lainnya. Dan ternyata, Ed Kowalczyk ini setipe banget kayak vokalisnya Vertical Horizon,Matt Scannell. Dari mulai botaknya, suaranya dan jenis musiknya pun mirip!

Ed Kowalcyzk of Live

Singkat cerita, saya dkk udah standby di tempat Cranberries tampil dari jam 10, padahal mereka baru akan main jam 11. Kurang lebih satu jam nunggu, akhirnya Dolores tampil ke atas panggung dan langsung membawakan hits single mereka, Analyse. Wooohoooo!

Doloressssss!

Penampilan Dolores malam itu bener-bener total! Ya walaupun umurnya udah nggak muda lagi, tapi dia tetap kelihatan lincah dan enerjik. Suara khasnya nggak berubah, power banget! Sesekali Dolores terlihat joget-joget ngikutin irama lagunya. Saya dan penonton puas banget sing along, mandi keringet sambil jingkrak-jingkrak dengan hits single mereka seperti Dreams, Linger, Ode To My Family, Zombie, I Can't Be With You, Animal Instinct, Free To Decide, Just My Imagination, Promises, Salvation, Ridiculous Thoughts dan beberapa single dari album terbaru mereka, Roses. Sayang hits single mereka yang berjudul Stars dan When You're Gone nggak dibawain, padahal saya udah nunggu banget tuh. Oh iya, pas lagu Salvation, Dolores tampil dengan topi ala Indian gitu seru bangetttttt! Pecah bangetttttt! Ah, puas banget deh liat penampilan mereka!

Dolores with her Indian hat



Intinya: Dolores Rocks!

Buat yang pengen liat album foto JRL saya, silakan kesini. Tapi maaf ya kalo fotonya nggak bagus, nggak fokus, ngeblur... maklum cuma pake pocket camera :)

Atau buat yang pengen liat beberapa video amatirnya, silakan kesini, sini atau sini.









Wednesday, May 18, 2011

i'm with you, Avril!

Siapa sih yang nggak pernah mengidolakan seorang Avril Lavigne sewaktu SMP? Rasanya hampir semua remaja (seumuran saya) waktu itu mengidolakan pelantun 'Sk8ter Boy' ini.

Yeah. Mungkin postingan ini terasa telat banget but it's better late than never, right? Hehe. Bulan lalu tepatnya di hari Selasa, 11 Mei, mantan istri vokalis Sum 41 ini kembali datang ke Jakarta dalam rangkaian turnya yang bertitel 'The Black Star Tour'. Dan kebetulan saya lagi beruntung dapet kesempatan nonton gratis aksi panggung punk-rock chic asal Kanada ini. Jadi tanpa basa basi lagi, ini dia cerita lengkapnya...


Sebelum nonton konser ini, saya sempat mendengar selentingan kabar kalau di konser keduanya ini, Avril akan membawakan 90 % lagu-lagu barunya di album Goodbye Lullaby. Yah, sempet kecewa juga di awal-awal karena berarti kemungkinan saya untuk berjingkrak-jingkrak ala sk8ter boy atau girlfriend nggak ada. Saya dan seorang teman saya pun dengan santainya masuk ke venue, sengaja nggak mau ambil posisi paling depan karena kami berdua tau diri (maklum udah bukan ABG lagi), dan kami pun sempat berfoto-foto ria dulu di backdrop Avril, lalu mengisi perut yang udah keroncongan dari tadi. Lagi asik-asiknya melahap cheese burger, tiba-tiba 'kyaaaa kyaaaa kyaaaa' terdengar suara teriakan para ABG dari dalam panggung. Tadinya saya pikir itu hanya sebuah opening act biasa, tapi kok ada suara intronya 'What The Hell' ya? Lagi-lagi kami santai. Lagipula nggak mungkin lah lagu hits andalan dimainkan di awal. Makin lama suara teriakan itu makin keras dan musiknya semakin jelas terdengar, dan kami berdua akhirnya memutuskan untuk segera masuk ke dalam and yes, that's Avril! Kyaaaaaaa ~

Ternyata Avril udah main dari beberapa menit yang lalu! Yesss, kami melewatkan moment ketika Avril membuka konsernya dengan single 'Black Star' sambil membawa tongkat blackstar-nya, dan kami hanya menikmati setengah lagu What The Hell. Shit shit shit! Sempat nyesel juga tuh awalnya, tapi rasa nyesel langsung hilang begitu lagu berikutnya dimainkan....

i met a skater boy, i said see ya later boy!

Malam itu Avril terlihat enerjik sekali! Tadinya saya pikir Avril bakalan tampil dengan gayanya yang chic banget, tapi ternyata...she's back on her complicated-era's style! Kaos tanpa lengan warna hitam, celana hitam, sepatu boot hitam, aksesoris serba hitam and off course: her gothic make-up! Bener-bener serasa balik ke zaman SMP dulu, cool!

junior high school-struck

Ternyata jauh di luar dugaan saya sebelumnya, Avril membawakan beberapa hits-hits andalannya seperti When You're Gone, Girlfriend, My Happy Ending, Don't Tell Me, I'm With You dan beberapa single dari album barunya. Avril juga ngasih sedikit kejutan saat membawakan lagu 'Alice' dengan menampilkan teaser beberapa adegan dalam film Alice in Wonderland yang dia mainkan. Kewl! Nggak hanya itu aja, Avril juga menunjukkan kebolehannya bermain piano di lagu 'Stop Standing There'. Avril yang komunikatif banget sama penontonnya ini beberapa kali bilang kalau dia kangen banget sama Indonesia setelah 6 tahun yang lalu dia menggelar konser pertamanya pada 4 Mei 2005. "I'm very lucky girl to be here today", ungkap Avril di sela-sela konsernya.


Salah satu lagu favorit saya di album Let Go, 'I'm With You' akhirnya keluar juga setelah puas berjingkrakan di lagu-lagu sebelumnya. Namun setelah Avril membawakan lagu tersebut, dia menghilang dari panggung padahal dia belum membawakan 'Complicated'! Saat itu juga, seluruh penghuni Kartika Expo Center - Balai Kartini langsung berteriak "we want more, we want more, we want more" lalu keluarlah Avril dari balik panggung, langsung memainkan intro lagu pamungkas itu and we're sang like crazy!

Why'd you have to go and make things so complicated? I see the way you're acting like you're somebody else gets me frustrated, life's like this you, and you fall and you crawl and you break and you take what you get and you turn it into honesty and promise me i'm never gonna find you fake it, no no no....


Credits to Yando for the photos.

Song list :

  1. Black Star
  2. What the Hell
  3. Sk8er Boy
  4. He Wasn’t
  5. I Always Get What I Want
  6. Alice
  7. When You’re Gone
  8. Stop Standing There
  9. I Love You
  10. Wish You Were Here
  11. Airplane
  12. Girlfriend
  13. My Happy Ending
  14. Don’t Tell Me
  15. Smile
  16. I’m With You
  17. Complicated

Sunday, January 16, 2011

N.E.R.D Live in Jakarta Concert

Akhirnya kekecewaan para penggemar N*E*R*D (No-One Ever Really Dies) --termasuk saya, terbayar sudah. Setelah batal menggelar konser di Jakarta pada Maret 2009 lalu, grup hiphop asal Amerika yang digawangi oleh Pharrell Williams, Chad Hugo dan Shay Haley ini sukses ‘menghipnotis’ ribuan penggemarnya pada Senin, 10 Januari 2011 kemarin malam di Istora Senayan Jakarta.

all the girls standin' in the line for Pharrell

Malam itu konser dibuka oleh penampilan enerjik Iwa K, Gading Marten, DJ Schizo dan Eno ‘Netral’ yang tergabung dalam grup pendatang baru S.O.B (Sons Of Beat). Mereka membawakan beberapa lagu hits terkenal secara medley seperti Use Somebody, New York New York, Empire State Of Mind, Billionaire dan Bebas. Suasana makin ‘pecah’ saat mereka tampil bersama Coki, gitaris Netral, membawakan lagu Garuda Di Dadaku. Penampilan S.O.B kemudian ditutup dengan lagu milik Flo Rida “Club Can’t Handle Me”.
Gading Marten on the mic
Melihat penonton belum ‘panas’, promotor konser Blade Indonesia menghadirkan grup vokal RAN sebagai opening act yang kedua. Rayi, Asta dan Nino menghibur penonton dengan hitsnya Thank God It’s Friday, Pencuri Hati, Jadi Gila dan sebagai penutupnya mereka mengajak Dewi Sandra tampil ke atas panggung untuk berduet dalam lagu Budak Cinta.
Setelah disuguhi penampilan S.O.B dan RAN, penonton makin tidak sabar menunggu Pharrell cs beraksi di panggung. Selang beberapa menit, penonton tiba-tiba dikejutkan oleh kembang api yang keluar dari bagian depan panggung dan kemudian Pharrell Williams muncul di atas panggung. Para penonton terutama penonton perempuan berteriak histeris melihat sosok Pharrell yang malam itu tampil santai dengan celana pendek jeans, sweater merah dan topi trucker yang menjadi ciri khasnya. Tanpa basa basi lagi, N*E*R*D langsung membuat suasana Istora Senayan menjadi riuh lewat hitsnya dari album Nothing, I Wanna Jam.
yeah, we came for sweat!

Ketidakhadiran Chad Hugo dalam konser karena paspornya bermasalah tidak membuat N*E*R*D kehilangan gaya bermusiknya. Pharrell cs tetap tampil dengan ciri khas musik mereka yang merupakan campuran dari hiphop, rock dan funk. Sejumlah hits N*E*R*D seperti Sacred Temple, The Man, She Wants To Move, Backseat Love, Sooner or Later, God Bless Us All, Hot 'n Fun, Hypnotize U, Everyone Nose, Rock Star Poser sukses membuat Istora Senayan bergoyang. Penampilan N*E*R*D yang atraktif seolah menutupi kekurangan-kekurangan yang terdapat pada konser tersebut. Pharrell bahkan tak segan mengajak salah seorang penonton perempuan yang berada di barisan paling depan untuk naik ke atas panggung karena sedari awal, Pharrell sudah memperhatikan gelagat perempuan yang hafal semua lagu N*E*R*D tersebut. Begitu naik ke atas panggung, perempuan itu langsung memeluk dan mencium Pharrell sambil menangis terharu. Kejadian ini tentu membuat seluruh penonton iri, khususnya para perempuan.
please welcome the sexiest man alive! (photo by Anto Karibow)
N*E*R*D menutup konsernya dengan sempurna lewat hits single dari album pertamanya, Lap Dance. Pharrell mengatakan bahwa dia begitu menyesal telah mengecewakan penggemarnya di Indonesia karena batal konser tahun lalu dan dia tidak menyangka konsernya akan semeriah ini. Sebagai permohonan maaf, Pharrell turun dari panggung kemudian menyalami penonton yang berada di area festival. Penonton festival pun langsung berhamburan ke depan, berebut untuk dapat menyentuh tangan idolanya tersebut.
Oh, Gosh... what a great concert!
really nice shot by Fedrik


P.S you can also read the article by clicking this link =D

Thursday, April 1, 2010

311 Live in Jakarta Concert

Akhirnya, setelah melalui penantian yang (cukup) panjang...

311 LIVE IN JAKARTA CONCERT!

Yep, It's like a dream come true!
Selasa, 30 Maret 2010 kemarin, saya bersama dengan lima orang teman saya, menonton konser 311 yang di gelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Walaupun saya dan kawan-kawan harus puas menikmati konser dari tribune, tetapi sama sekali tidak mengurangi euphoria malam itu.

Gate sudah mulai dibuka dari jam tujuh. Saya dan kawan-kawan tiba di sana sekitar pukul delapan. Begitu sampai, ribuan orang sudah terlihat berlalu lalang memadati Tennis Indoor. Setelah sempat berkeliling demi untuk mendapatkan jepretan foto, kami bergegas memasuki tribune dan ya, kami mendapatkan posisi yang cukup bagus untuk menikmati Nick Hexum cs dari kejauhan. Barisan depan tribune sebelah kanan. Lumayan.

Dari atas tribune, saya bisa melihat dengan jelas seberapa banyak pengunjung yang memadati festival. Dan ternyata, tidak sepadat yang saya bayangkan. Bahkan saking longgarnya, tadinya saya berpikir akan loncat dari tribune menuju festival. Hehehe. Tetapi keinginan saya terhalang oleh pagar besi dan crew Java Musikindo yang cukup strength.

Panggung masih terlihat gelap. Beberapa crew 311 berulang kali mondar mandir di panggung, membuat para pengunjung spontan berteriak "huuuuuuuu...." dan kemudian mereka menyerukan "three eleven, three three eleven...." berkali-kali.

Yang dinantikan akhirnya muncul juga. Nick Hexum si vokalis rupawan, SA sang DJ plus rapper lincah, Tim Mahoney si gitaris handal, P-Nut sang basis bertangan besi, dan Chad si penabuh drum. Begitu melihat mereka di atas panggung, pengunjung sontak berteriak-teriak kegirangan, tak terkecuali saya.

Band asal Nebraska USA ini, telah berhasil menyedot perhatian ribuan penonton dengan aksinya yang menurut saya sangat WOW sekali. Nick dan P-Nut mengenakan pakaian serba putih, sedangkan SA, Tim, dan Chad berbaju hitam (nggak kompak banget ya hehehe).

Mereka membuka konser mereka dengan memainkan Beautiful Disaster. Ciamik sekali! Kemudian disusul Sick Tight, All Mixed Up. Sebetulnya saya tidak begitu hafal urutan lagunya apa saja. Kebetulan pasca konser, Adrie Subono sang promotor konser, memposting foto melalui twitternya, yang tidak lain tidak bukan adalah song listnya 311. Yeay..


311's song list


Tak disangka, lagu Love Song yang sempat diberitakan tidak akan dimainkan oleh 311, ternyata didendangkan juga pada malam itu. Tak ketinggalan Amber, yang menjadi pelengkap lagu tersebut. Great! Mereka memainkan lagu-lagunya dengan penuh totalitas. Menurut saya, yang paling total malam itu adalah SA, sang vokalis yang merangkap sebagai DJ dan juga rapper. SA terlihat sangat lincah sekali, dengan suaranya yang melengking, dia terlihat sangat atraktif di panggung. Betul-betul enerjik! Four thumbs up for SA!

Sang vokalis, Nick Hexum, juga tak kalah atraktifnya. Dia menyanyikan setiap lagu-lagu 311 dengan penuh penghayatan, terutama saat lagu Amber, lagu yang diangkat dari kisah cintanya bersama pentolan Pussy Cat Dolls, Nicole Scherzinger. Awesome! Tak ada satu lirik pun yang terlewat dinyanyikan oleh penonton saat Amber dimainkan, semuanya sudah khatam dengan lagu itu. Oh iya, saking atraktifnya, Nick Hexum sempat hampir jatuh saat ia mencoba berdiri sambil bernyanyi di salah satu kotak sound system. Untung dia profesional, jadi antisipasinya cepat.

Pada pertengahan konser, Chad melakukan solo drum. Disusul dengan alunan gitar dari kelincahan jemari Tim, kemudian tak ketinggalan sang bassist, P-Nut melakukan aksi solo bass dengan kepakan telapak serta jari-jari lincahnya yang membuat penonton berdecak kagum, lalu memberikan tepuk tangan meriah. Fantastic!

Konser ditutup dengan hits mereka yang berjudul Down. Semua penonton kompak berjingkrak-jingkrak sambil menyanyikan lagu yang terdapat pada album 311 keluaran tahun 1995 itu. Seusai membawakan lagu tersebut, mereka kompak melakukan 'take-a-bow' kemudian melambaikan tangannya pada ribuan penonton yang hadir. Hal itu tentu saja membuat semua penonton berteriak "we want more...we want more!". Sepertinya para penonton masih kurang puas melihat performa 311, sebab menurut saya, mereka tidak membawakan hits mereka I'll Be Here A While, dan lagu-lagu favorit di album terbaru mereka, Uplifter, yaitu My Heart Sings dan Two Drops In The Ocean.

Well, it's a wrap and i think you guys played very well! WHAT A GREAT SHOW! ^^


Sunday, April 19, 2009

yes it's true!

YES IT'S TRUE!
Jamiroquai Live in Concert, April 8th 2009 at Sentul Convention Centre

Yeay, i made it!
Akhirnya kesampean juga gue buat nonton Jamiroquai!
Seneeeeeenggg banget. Ya walaupun sebelumnya gue sempet kecewa karena sesuatu hal. Yaudalah ya. Gue nggak mau inget-inget masalah itu lagi.

The concert was great!
Konsernya keren banget. Asik banget. Jaykay total banget. Yang bikin asik lagi adalah konsernya jebol! Hahaha.. Jadi gini, gue beli tiket di F, which is paling belakang dan gue dapet tempat duduk paling pinggir banget. Lagian aneh juga ya, masa konser Jamiroquai duduk?!! Musiknya funk jazz gitu. Ya jelas enakan berdiri lah. Bisa dengan bebas goyang-goyang. Ya kan?! Alhasil ya gue cuma bisa ngeliat sound systemnya doang deh. Udah gitu mana bannernya kecil banget lagi. Rrrrrggghhh! Akhirnya gue memberanikan diri untuk loncat ke tempat duduk C. Lumayanlah agak depanan dikit. Begitu securitynya lagi nggak ada, gue loncat lagi ke tempat duduk A. Masih belom puas, gue menyelinap ke arah kanan, semakin kanan, semakin deket sama panggung, sampe akhirnya sang security pasrah dan dia akhirnya ngebuka pembatas kelas VIP. Tanpa babibu lagi gue langsung lari ke depan panggung, nyari posisi paling depan. Yeahhhh! Gue sukses berdiri beberapa meter doang dari Jaykay. Oh my God!!! Baru kali ini gue nonton konser idola gue, paling depan pula. Damn!

Jaykay sukses ngebius penonton dengan sederet hitsnya, Seven Days in Sunny June, Cosmic Girl, Little L, Love Foolosophy, Space Cowboy, Canned Heat, plus hits lainnya. Sepertinya Jaykay sengaja milih lagu-lagu yang iramanya ngebeat supaya penonton ikutan goyang. Sempet kecewa juga sih karena lagu yang gue tunggu-tunggu; Falling dan Picture of My Life, nggak dibawain! Mungkin karena lagu itu iramanya nggak ngebeat kali yee. Tapi yang gue heranin, kenapa Virtual Insanity nggak dibawain juga??!! Padahal lagu itu kan iramanya ngebeat banget.
Jaykay menutup konsernya dengan tembang lawas yang jadi soundtrack film Godzilla, Deeper Underground. Perfect!

Konsernya oke banget. Atmosfirnya oke banget. Cara mereka menyajikan musiknya juga oke banget. Tapi sayang, Jaykay kurang komunikatif sama penontonnya. Nggak kayak Jason Mraz waktu di Java Jazz. Jaykay cenderung lebih diem, dia cuma ngucapin sepatah dua patah kata doang ke penontonnya. Hmmm.. mungkin dia bete kali yaa gara-gara dia ngeliat masih banyak kursi yang kosong.
 

Blog Template by YummyLolly.com